Tips Naik Motor Saat Hujan

Mengendarai motor dianggap lebih berisiko daripada mobil. Risiko mengendarainya akan meningkat pada musim hujan. Pasalnya, kondisi jalan yang lebih licin akibat basah oleh air hujan menuntut perhatian ekstra bagi para pengendara motor, Bro, baik soal kondisi motor maupun cara berkendara. Tips naik motor saat hujan ini penting untuk diketahui.

deltalube.com

1. Amankan Ponsel, Dompet, dan Dokumen di Jok Motor atau Kantong Plastik

Ponsel dan dompet adalah dua hal yang melekat pada kita, senantiasa dibawa setiap kali berkendara di jalan raya. Namun, dua barang ini sama rentannya terhadap air. Karena itu, masukkan keduanya di dalam bagasi motor kala hujan datang. Akan lebih baik jika sedari awal memasukkannya, terutama pada musim penghujan.

Jika motor kamu bukan matic dan moped/bebek zaman now yang sudah dilengkapi bagasi, tetap tenang. Bawalah kantong plastik ke manapun kamu berkendara. Begitu hujan turun, kantong plastik ini akan berguna mengamankan barang-barang berharga kita, Bro. Paling asyik sih bawa yang ukuran besar (sering belanja di minimarket? Minta plastik paling gede meskipun cuma belanja mi instan). Smartphone, dompet, laptop, semua masuk!

Tapi ingat, cek dulu kondisi plastik yang bakal digunakan dulu, Bro. Langkah ini tidak akan ada gunanya kalau terdapat lubang meskipun kecil di permukaan kantong plastik kamu.

2. Rajin Cek Kondisi Motor: Kabel, Knalpot, Saringan Udara

Penyakit motor saat musim hujan biasanya tak jauh-jauh dari daerah-daerah yang bisa dimasuki air, Bro. Karena itu, rajin-rajinlah mengecek kabel, knalpot, dan saringan udara.

Jika motor kamu termasuk motor lama, cek apakah ada kabel-kabel yang sobek, termasuk kabel yang ada di dekat pengapian. Kalau ada, segera tutupi dengan tape khusus kabel (biasanya merk Unibell).

lighthousesby.blogspot.com

Kalau tidak ada, sementara bisa Bro semprot dengan WD. Bisa juga dengan cairan yang bersifat resisten terhadap cipratan-cipratan air.

Knalpot juga penting, Bro. Lebih baik gunakan saja knalpot standar ajalah. Soalnya, knalpot motor standar dilengkapi dengan sistem pembuangan air yang berguna banget saat musim hujan datang. Sebaliknya, pakai knalpot racing malah bikin sistem pembuangan air jadi terganggu, Bro.

Selanjutnya, cek saringan udara. Apakah masih bagus? Jangan sampai motor keselek bin mogok hanya karena saringan udara yang sudah almarhum alias minta diganti. Panjang urusannya, Bro!

Tiga hal di atas biasanya relatif luput dari pantauan. Kalau soal kembangan ban, tekanan angin ban, dan jas hujan, pasti Bro semua sudah paham, kan? Yuk, lanjut ke gaya berkendara.

3. Perhatikan Ketinggian Genangan Air

Jika Bro menemukan genangan air pada jalan yang dilalui, jangan konyol. Berhenti dulu untuk mengukur kedalaman air yang tergenang. Jika ketinggian air tidak melebihi ujung lubang knalpot motor dan arusnya lambat, berarti genangan aman untuk dilalui.

Pantau dulu, baru lewat. Jangan sotoy, Bro!

4. Stay Low

Maksudnya stay low on velocity alias jaga kecepatan motor agar tetap rendah, Bro. Yah, kira-kira 40 km/jam lah. Meskipun terkesan cemen, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan kala kamu berkendara dalam kecepatan rendah saat hujan.

Pertama, kecepatan motor yang rendah membuat kita punya waktu untuk mengantisipasi genangan air yang ada di depan. Ini membuat kita bisa melakukan manuver untuk menghindarinya dengan lebih aman. Kamu tidak bisa melakukan hal ini dalam kecepatan tinggi, kan?

Kedua, kamu punya waktu untuk melakukan manuver untuk menghindar atau pengereman yang aman. Sebagaimana kita ketahui, cengkeraman ban di jalan akan berkurang dalam kondisi hujan. Maka dari itu, diperlukan teknik pengereman yang lebih smooth untuk menghindari kepeleset dan jatuh konyol, terutama saat ban motor sudah kehilangan cengkeraman.

riaugreen.com

Yang ketiga, kecepatan rendah membuat potensi cipratan air terhadap pengendara lain lebih rendah. Ini membuat kamu terhindar dari masalah dengan sesama pengendara motor yang kamu zhalimi. Respect other riders, Bro!

Tips Saat Melewati Genangan Air Cukup Tinggi

Ini dia yang namanya cobaan: genangan air nan tinggi. Pernahkah Bro sudah dekat dengan tujuan tapi menghadapi genakan air yang “lumayan”?

Soal ini, kita tetap pada rencana awal, yaitu mengamati kedalaman genangan terlebih dahulu; apakah memungkinkan diterobos atau tidak? Kalau diterobos, bisa bikin mesin nenggak air atau tidak? Jangan sampai begini, Bro.

Kalau Bro sudah membulatkan tekad lahir-batin untuk melintas, begini trik melewatinya.

Pertama, pertahankan motor pada gigi 1 secara konstan saat melewati genangan air. Gunanya tentu saja agar tidak ada air yang masuk melalui knalpot. Untuk motor matic, kontrol kecepatan di angka 10 km/jam, kira-kira.

Kedua, jaga jarak aman dengan kendaraan lain. Gunanya, agar sepeda motor tidak terhenti di tengah genangan dan kamu tidak perlu menurunkan putaran gas yang berpotensi membuat air mudah masuk lewat knalpot.

Ketiga, seimbangkan stang sepeda motor. Mungkin laju sepeda motor akan terhambat bahkan akan sedikit terseret atau goyah saat melewati genangan air, jadi penting untuk menjaga keseimbangannya.

menyusurijalan.com

Ada satu hal yang membedakan antara rider sejati dan alay di jalan raya, yaitu kepedulian. Kepedulian terhadap motor, kepedulian terhadap pengendara lainnya. Poin ini akan semakin terlihat kala hujan, menguji kedewasaan seseorang; apakah dia termasuk rider atau justru alay?

Pastikan kamu memilikinya, Bro!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *