Kapan Saat Terbaik Mengganti Ban Motor?

Selain cara memilih ban yang tepat, waktu penggantian ban seringkali menjadi pertanyaan banyak orang yang menginginkan performa terbaik dari motornya. Kapan sebaiknya saya mengganti ban motor saya?

Beberapa mungkin baru akan mengganti ban motornya kala ban sudah botak; alur/kembangannya tidak lagi terlihat, aus akibat bergesekan dengan jalan. Padahal, ada faktor lain yang menjadi tanda-tanda saat terbaik mengganti ban motor. Apa saja?

Ban Menunjukkan Pola Aus yang Aneh

Normalnya, pola aus ban bersifat merata. Namun, ada juga kejadian aus tapak ban yang tidak lazim; terkumpul di satu tempat, bisa di tengah atau di pinggir ban.

Aus pada ban mungkin tampak tidak sebanding dengan jarak tempuhnya. Merasa tidak banyak bepergian dengan motor, tapi ban motor sudah aus dalam kurang dari 1 tahun, padahal motor tetangga yang kantornya sama dan beli bannya barengan belum menunjukkan tanda-tanda keausan? Itu masalah.

Pola aus yang aneh biasanya menandakan bahwa terdapat persoalan mekanis pada motor (shock breaker sudah perlu diganti, ada masalah transmisi, ada baut di sekitar ban yang longgar, dsb). Bisa juga terdapat masalah keseimbangan motor. Kemungkinan lain, bisa juga akibat tekanan ban yang tidak semestinya.

Pola aus ban akibat tekanan udara berlebihan (metrotvnews.com)

Untuk mencegah aus seperti ini, kamu harus periksa keseimbangan roda motor setidaknya setiap enam bulan. Hal ini memperpanjang umur ban dan menjadikan berkendara lebih nyaman.

Mencapai Batas Legal Keausan Ban Motor

Ban merek tertentu biasanya punya indikator keausan tersendiri. Simbol Michelin Man pada sisi atas ban Michelin, misalnya, menandakan bahwa pada ban terdapat indikator keausan tapak. Indikator ini mirip benjolan kecil dan terletak di bagian dasar alur utama.

Ban Motor Michelin (ototrend.com)

Ketika karet yang tersisa mengalami keausan hingga batas ini, maka ban telah mencapai batas keausan legalnya sebesar 1 mm. Produsen ban Michelin menyarankan agar ban diganti sebelum aus sampai batas ini. Jika batas terlampaui, maka keselamatan tidak dapat dijamin. Begitu juga dengan daya cengkeram atau kinerjanya, terutama pada permukaan basah.

Ban Sering Bocor

Kebanyakan ban dirancang untuk tahan lama. Mereka dirancang untuk bertahan dari satu-dua benturan, tetapi terkadang bisa juga mengalami kebocoran terutama bila medan yang dilalui tidak cocok dengan karakter ban.

Jika ban motor kamu mengalami 1-2 kali kebocoran dalam jeda waktu yang lama antarkebocoran, itu wajar. Namun jika sering sekali bocor, ruang dalam ban sudah mengalami rusak permanen. Artinya, sudah waktunya kamu berganti ban motor.

Ban Menunjukkan Tanda-tanda Penuaan

Sulit untuk memprediksi umur ban karena tidak ada kaitannya dengan tanggal pembuatannya. Meskipun ban jarang digunakan, atau bahkan sama sekali belum pernah digunakan, ia dapat juga menunjukkan tanda-tanda penuaan.

Banyak faktor dapat mempengaruhi umurnya: kondisi cuaca, cara penyimpanan dan pemakaian, beban, kecepatan, tekanan ban, perawatan, dan gaya berkendara.

Sebaiknya, kamu memeriksa secara teratur tanda-tanda luar dari penuaan atau keausan pada ban sehingga dapat segera dikenali. Tanda-tandanya adalah perubahan bentuk dan retak, baik di tapak ban maupun di bagian bahu atau sisi ban.

Hukum 5 Tahun

Pemakaian normal biasanya menyebabkan ban sudah dapat diganti sebelum umur penggunaannya mencapai 5 tahun akibat tapaknya sudah aus (kembangan sudah botak). Namun jika ternyata ban belum menunjukkan tanda-tanda keausan setelah pemakaian selama 5 tahun, ban kamu tetap harus diperiksa setiap tahun oleh mekanik profesional.

Jika perlu diganti, ikutilah rekomendasi pabrikan untuk menggunakan suku cadang asli. Untuk pencegahan, semua ban yang tidak pernah diganti setelah sepuluh tahun tetap harus diganti, bahkan jika secara umum tampak dalam kondisi baik dan belum mencapai batas aus tapak ban.

Ban Rusak Permanen

Meskipun digunakan di jalan raya, medan yang berat seperti lubang atau benturan benda tumpul dapat menyebabkan kerusakan serius pada ban. Semua celah, sayatan atau perubahan bentuk harus diperiksa dengan teliti oleh mekanik profesional.

Ban rusak (autoevolution.com)

Kapan ban dikatakan rusak permanen?

1. Bocor pada sisi ban
2. Kait (bead) cacat atau terlihat keluar
3. Karet tapak lepas atau cacat
4. Aus yang menyebabkan tampaknya kerusakan atau karkas di bawah tapak atau di sisi ban
5. Rusak karena minyak atau zat korosif
6. Ban retak atau tergores di bagian dalam akibat berkendara di saat tekanan udara kurang dari semestinya.

Nah, itulah saat-saat terbaik untuk mengganti ban motor. Ingat, jangan merasa terlalu berat untuk mengeluarkan dananya karena keselamatan dalam berkendara adalah segalanya.

Safety riding first, Bro!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *